Minggu, 15 Mei 2016

Seputar Ombre (Ombre tidak ya??)

Kalian pasti sudah pernah mendengar kata ombre bukan?? Tentu saja sudah, karena ombre sedang trend di tahun 2016 ini. Untuk kaum hawa, pasti sangat tertarik untuk meng-ombre rambutnya dengan tujuan mempercantik diri. Bagi kalian yang belum tahu apa sih ombre itu?? kali ini saya akan membahasnya. Ombre merupakan pemberian warna pada rambut dengan gradasi warna dari gelap ke terang (semakin ke ujung, semakin terang/sebaliknya). Pengecatan rambut ini sebenarnya bisa kalian lakukan di rumah, namun jika ingin hasilnya lebih maksimal sebaiknya hal ini diserahkan kepada pegawai salon yang lebih berpengalaman. Pemberian warna biasanya terdiri dari 2 atau 3 warna. Seperti gambar berikut :









  Penggunaan warna sebaiknya juga memperhatikan warna kulit kalian. jika warna kulit cenderung gelap, maka akan lebih baik jika menggunakan warna merah atau coklat. Jika perlu, hindari warna pirang. Sebaliknya, jika memiliki warna kulit yang cerah, maka akan cocok menggunakan warna apa saja. Namun, semua itu kembali kepada Si Pengombre. Jika kalian PeDe, maka warna apa saja yang kalian gunakan akan tetap terlihat bagus. Jika kalian masih bingung, ingin menggunakan warna apa saja, saya akan menunjukkan beberapa gradasi warna rambut ombre :


Sebagai Blogger yang baik, saya juga akan menginformasikan tentang bahayanya pengecatan rambut dalam jangka/kurun waktu yang lama :
 - Pengecatan rambut dapat membuat rambut kering dan rusak. Jadi, untuk yang kesehatan rambutnya sedang terganggu, dianjurkan untuk tidak mengecat rambut agar tidak memperburuk kerusakan rambut.
 - Perlu diketahui bahwa penggunaan cat rambut dapat mengakibatkan iritasi pada kulit yang sensitif. Apalagi jika sesorang memiliki alergi pada faktor alergen yang terkandung dalam cat rambut. Baik cat yang murah ataupun mahal tidak ada bedanya jika kita memang tidak cocok dengan zat yang terkandung di dalamnya. -Cat rambut juga dapat menimbulkan kanker. Oleh sebab itu, ibu hamil tidak boleh mengecat rambut karena dapat berdampak pada si bayi.